Cara Pemasangan Gypsum Plafon Dengan Rangka Metal

Cara Pemasangan Gypsum Plafon Dengan Rangka Metal – Gypsum adalah plafon gaya modern yang saat ini banyak dipasang di rumah-rumah maupun bangunan tertentu. Hal itu karena gypsum plafon bisa menghasilkan nilai estetika akibat kerataan, kerapian dan kemulusannya. Selain itu, apabila rusak sangat mudah perbaikannya.

Pada dasarnya, rangka gypsum plafon sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yakni kayu dan metal. Namun, yang akan kami bahas disini adalah cara pemasangan gypsum plafon dengan rangka metal karena rangka kayu sudah jarang digunakan. Hal tersebut dikarenakan sulitnya mendapatkan bahan kayu yang berkualitas baik, tidak tahan terhadap rayap dan harus diserut hingga rata agar pekerjaan yang dihasilkan rapi. Sedangkan metal, sangat tahan terhadap rayap dan pekerjaan yang dihasilkan juga rapi serta cepat selesai.

Cara Pemasangan Gypsum Plafon Dengan Rangka Metal

Umumnya, rangka metal yang digunakan dalam cara pemasangan gypsum plafon adalah metal furing atau besi hollow. Kedua rangka tersebut menggunakan sistem suspended ceiling yang menghasilkan kisi-kisi dari metal (digantung di bawah dak beton atau atap dengan rangkaian kawat) yang ditutup dengan papan gypsum. Sistem suspended ceiling sendiri dibagi menjadi dua, yaitu exposed grid (menonjolkan kisi-kisi dan tanpa sambungan) dan concealed grid (menghasilkan penampilan yang bersih dan mulus).

Memasang rangkanya, baik dengan metal furing maupun besi hollow sebetulnya tidak begitu sulit, karena yang dibutuhkan disini adalah penggunaan alat yang benar, teknik pemasangan yang baik dan ketelitian pekerja.

Pemasangan Rangka Gypsum Plafon

  1. Selesaikan dulu semua pekerjaan di atas plafon sebelum Anda mengerjakan pemasangan rangkanya.
  2. Lalu, ukur garis ketinggian plafon di sekeliling rumah atau ruangan yang akan dipasangi rangka. Gunakan waterpas untuk mengukur beberapa titik di ruangan tersebut. Satukan titik-titik yang sudah dibuat dengan garis.
  3. Kemudian, pasang wall angle atau siku metal untuk menyangga metal furing. Wall angle ditempatkan pada tanda garis yang dibuat tadi, mulai dari dinding terluas atau terpanjang. Bor wall angle dengan jarak antar sekrup 40 cm dan pastikan disekrup dengan kencang dan kuat agar metal furing tidak goyah nantinya.
  4. Selanjutnya, lanjutkan pemasangan wall angle di bagian dinding lainnya. Pasang wall angle secara saling tindih sepanjang 40 cm di sudut dinding. Bentuklah seperti huruf ‘L’ di ujung dengan gunting Jangan lupa untuk mengencangkan semua daerah metal yang saling tindih.
  5. Setelah wall angle terpasang, garis dengan spidol atau pensil tiap 40 cm untuk menandai pemasangan metal furing ataupun Jarak tiap metal furing sekitar 40 cm atau kalau ingin lebih longgar bisa maksimal 60 cm. Namun, kalau jaraknya semakin besar akan menghasilkan gypsum plafon yang melengkung atau tidak rata.
  6. Berikutnya, potonglah metal furing sesuai panjang yang diinginkan dan letakkan tepat di atas wall angle. Gunakan sekrup untuk mengencangkannya.
  7. Gantungkan rangka utama (C channel atau main channel) pada kawat penggantung dengan U clamp. Posisikan menyilang di atas metal furing. Gunakan channel clamp untuk mengaitkan persilangannya.

Pemasangan Hanger atau Bracket

Pemasangan hanger atau bracket berguna untuk memperkuat rangka metal. Rod hanger (kawat penggantung) atau angle clip (besi bracket) adalah aksesoris yang umum digunakan dalam cara pemasangan gypsum plafon dengan sistem suspended ceiling. Namun, selain keduanya besi siku juga dapat digunakan untuk penggantung plafon. Ujung besi siku harus dilipat supaya bisa difungsikan sebagai bracket.

Pedoman pemasangan hanger dan bracket sebagai berikut:

  1. Pasang angle clip di dak beton dengan paku ramset dan beri jarak 120×120 cm.
  2. Ujung rod hanger digantung pada angle clip.
  3. Pasang U clamp di ujung bawah rod hanger.

Pemasangan Gypsum Plafon

  1. Pertama, siapkanlah perlengkapan dan bahan yang dibutuhkan untuk memasang gypsum plafon, seperti sekrup gypsum, screw gun (pistol sekrup) atau mesin bor, siku tukang, pisau cutter, tape gypsum dan compound gypsum.
  2. Beri tanda pada lokasi metal furing di wall angle dengan spidol atau sebaiknya dengan benang agar lebih mudah untuk menemukan posisi yang tepat ketika mengencangkan sekrup gypsum di metal dengan screw gun.
  3. Pasang papan gypsum mulai dari sudut ruangan supaya papan dapat digunakan selembar penuh. Panel gypsum harus diposisikan menyilang dengan rangka metal.
  4. Bagian lengkung atau cekung di tepian papan gypsum harus dipasang bersama dan menghadap ke arah lantai, karena fungsinya untuk menyambung dua papan gypsum dengan tape dan compound gypsum.
  5. Jika menggunakan sekrup, jangan sampai bagian kepalanya tidak terpendam serta merobek kertas pelapis papan gypsum. Nantinya, kepala sekrup tersebut akan ditutupi lapisan compound dan tape gypsum.
  6. Jarak sekrup yang dipasang minimal 10 mm (dari semua bagian tepi panel gypsum). Sedangkan jarak antar sekrup maksimum 150 mm (di tepian panel) dan 240 mm (di tengah panel).
  7. Topang panel gypsum dengan memasang pertemuan keduanya secara menyilang atau zigzag supaya stabil. Pemasangannya harus sesuai dengan rangka metal yang sudah dibuat. Maka dari itu, gunakan setengah lembar panel pertama saja untuk panel kedua.
  8. Selanjutnya, lanjutkan pemasangan panel di seluruh ruangan dengan mengikuti langkah 1-7 di atas.

Tips Pemotongan Papan Gypsum

Dalam cara pemasangan gypsum plafon, hal yang sangat penting dilakukan adalah pemotongan papan gypsum. Kami akan memberikan tips-tips pemotongan papan gypsum agar hasil pekerjaan Anda rapi.

  1. Ketika memotongnya secara vertikal, pakai siku ‘T’, ukur serta beri tanda garis potongnya. Potong menggunakan cutter dari tepi atas sampai tengah panel, kemudian dilanjut tepi bawah hingga kembali ke tengah.
  2. Letakkan panel gypsum di meja atau papan yang rata supaya garis potongnya tepat di atas tepinya.
  3. Selanjutnya, Anda bisa mematahkan panel dengan perlahan ke arah bawah. Gunakan cutter untuk memotong kertas pelapisnya.
  4. Gunakan rotary drill (bor putar) atau keyhole saw (gergaji pembuat lubang kunci) untuk melubangi panel gypsum.

Cara pemasangan gypsum plafon memang sedikit sulit bagi yang belum pernah melakukannya, terlihat dari langkah-langkah di atas. Namun, kalau pekerja teliti dan mengikuti tahapan demi tahapannya dengan baik, hasilnya pun tidak akan mengecewakan. Selamat mencoba!

Submit Your Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *